Ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan menjadi semakin bermakna ketika dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Hal tersebut dirasakan oleh Puri Ayu Pertiwi, mahasiswa Magister Manajemen Agribisnis (MMA) Universitas Gadjah Mada, yang mendapat kesempatan menjadi narasumber dalam Program Patriot di Maluku Utara, tepatnya pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Peningkatan Literasi dan Pemasaran Digital bagi Lembaga Ekonomi di Kawasan Transmigrasi yang diselenggarakan di kawasan transmigrasi Patlean, Halmahera Timur, pada 16 September 2026.
SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan mahasiswa berprestasi melalui Program Fast Track Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister sejak masih menempuh program sarjana sehingga proses pendidikan pada kedua jenjang dapat ditempuh secara lebih efisien.
Pada pelaksanaan seleksi tahun akademik 2026/2027, sebanyak 45 mahasiswa terbaik dari berbagai program studi di Fakultas Pertanian UGM berhasil diterima sebagai peserta Program Fast Track. Sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa berprestasi, seluruh peserta yang diterima memperoleh beasiswa penuh berupa pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama dua semester pertama pada jenjang magister.
Magister Manajemen Agribisnis UGM membuka minat studi baru yaitu Agribusiness Digital Strategy. Minat studi ini dirancang untuk memberikan bekal bagi mahasiswa dengan pemahaman mengenai manajemen agribisnis sekaligus kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital dan membuat strategi bisnis yang relevan dengan perkembangan pasar di tengah dinamika perkembangan teknologi yang pesat.
Minat studi Agribusiness Digital Strategy dirancang dengan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan perspektif agribisnis, teknologi digital, dan perdagangan global. Dalam rangka mengoptimalkan kegiatan pembelajaran, Magister Manajemen Agribisnis bekerja sama dengan mitra kolaborasi untuk menghadirkan tenaga pengajar yang ahli di bidangnya.
Kesibukan menjalani perkuliahan tidak menghalangi Dwito Mufti Agung, mahasiswa Magister Manajemen Agribisnis (MMA) UGM Angkatan 52, untuk terus mengembangkan usaha agribisnis. Bersama timnya, Dwito mendirikan INOFARM, sebuah usaha berbasis pertanian terpadu yang berlokasi di Yogyakarta.
Perjalanan INOFARM bermula ketika Dwito masih menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pada awalnya, INOFARM belum berbentuk usaha seperti saat ini, melainkan sebuah proyek yang memperoleh dukungan pendanaan. Berbekal pengalaman dari proyek tersebut, Dwito dan tim terus melakukan berbagai pengembangan hingga INOFARM tumbuh menjadi usaha agribisnis yang terus berjalan dan memperluas kegiatannya.
Upaya penguatan kapasitas pelaku usaha tidak hanya berhenti pada aspek kelembagaan dan legalitas, tetapi juga menyentuh fondasi penting dalam keberlanjutan bisnis, yaitu manajemen keuangan. Hal ini menjadi fokus dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Manajemen Agribisnis (MMA), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, pada Kamis, 9 Oktober 2025 di Balai Kalurahan Sidoluhur, Kapanewon Godean.
Mengangkat tema “Pencatatan Keuangan UMKM”, kegiatan ini menghadirkan Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, MP. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, dengan kontribusi mencapai 96,9% terhadap penyerapan tenaga kerja dan 60,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Namun demikian, masih banyak UMKM yang menghadapi kendala mendasar dalam pengelolaan keuangan.
Program Studi Magister Manajemen Agribisnis (MMA), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka penguatan kapasitas pelaku usaha di tingkat desa. Kegiatan bertajuk “Penguatan Kelembagaan UMKM Binaan KDMP Kalurahan Sidoluhur” ini diselenggarakan pada 25 September 2025 dengan menghadirkan Agus Dwi Nugroho, Ph.D. sebagai narasumber.
Kegiatan ini diikuti oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merupakan binaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Sidoluhur. Dalam sesi penyuluhan, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai aspek fundamental dalam pengembangan UMKM yang berkelanjutan, mulai dari legalitas usaha, manajemen keuangan, strategi pemasaran, hingga pengelolaan sumber daya manusia.
Program Studi Magister Manajemen Agribisnis (MMA), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, terus memperkuat kolaborasi strategis dengan mitra industri sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Zoom Meeting bersama GeTI (Global Export Trade & Industry) yang dilaksanakan pada Jumat, 31 Januari 2026.
Pertemuan ini membahas pengembangan kerja sama dalam rangka penguatan Minat Studi Agribusiness Digital Strategy pada Program Magister Manajemen Agribisnis. Diskusi difokuskan pada perumusan mata kuliah kolaboratif yang mengintegrasikan keilmuan manajemen agribisnis, teknologi digital, serta strategi ekspor dan perdagangan internasional.
Mahasiswa Magister Manajemen Agribisnis (MMA) Universitas Gadjah Mada Angkatan 50 mengikuti kegiatan Widyakarya Internasional yang berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan pengalaman pembelajaran lintas negara yang kaya akan wawasan, praktik, dan inspirasi. Didampingi oleh Agus Dwi Nugroho, Ph.D., kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas mahasiswa dalam memahami dinamika agribisnis global secara langsung.

Kegiatan dimulai pada 6 Agustus 2025 dengan kunjungan ke Ajinomoto Malaysia, di mana mahasiswa mempelajari bagaimana perusahaan multinasional mengelola sistem produksi pangan secara efisien dengan dukungan inovasi teknologi. Proses produksi yang terintegrasi serta standar kualitas yang tinggi memberikan gambaran nyata mengenai praktik industri modern dalam sektor pangan.