Mahasiswa Magister Manajemen Agribisnis (MMA) Universitas Gadjah Mada Angkatan 50 mengikuti kegiatan Widyakarya Internasional yang berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan pengalaman pembelajaran lintas negara yang kaya akan wawasan, praktik, dan inspirasi. Didampingi oleh Agus Dwi Nugroho, Ph.D., kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas mahasiswa dalam memahami dinamika agribisnis global secara langsung.

Kegiatan dimulai pada 6 Agustus 2025 dengan kunjungan ke Ajinomoto Malaysia, di mana mahasiswa mempelajari bagaimana perusahaan multinasional mengelola sistem produksi pangan secara efisien dengan dukungan inovasi teknologi. Proses produksi yang terintegrasi serta standar kualitas yang tinggi memberikan gambaran nyata mengenai praktik industri modern dalam sektor pangan.

Pada hari yang sama, kunjungan dilanjutkan ke Beryl’s Chocolate, salah satu produsen cokelat terkemuka di Malaysia. Di lokasi ini, mahasiswa menyaksikan secara langsung proses pengolahan kakao menjadi produk bernilai tambah tinggi, sekaligus memahami strategi pemasaran yang mampu menembus pasar internasional. Pengalaman ini memberikan perspektif penting mengenai hilirisasi produk agribisnis dan penguatan daya saing di pasar global.

Memasuki hari kedua, 7 Agustus 2025, rombongan mengunjungi Central Sugars Refinery (CSR) Sdn. Bhd.. Kunjungan ini membuka wawasan mahasiswa mengenai penerapan prinsip keberlanjutan dalam industri gula, termasuk praktik tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Mahasiswa tidak hanya melihat aspek produksi, tetapi juga bagaimana industri berperan dalam pembangunan sosial dan ekonomi.

Sebagai penutup, pada 8 Agustus 2025, mahasiswa MMA UGM berkesempatan mengunjungi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Melalui sesi diskusi akademik lintas negara, mahasiswa tidak hanya bertukar pengetahuan, tetapi juga memperluas jejaring dan membuka peluang kolaborasi internasional di bidang agribisnis.
Lebih dari sekadar kunjungan akademik, kegiatan Widyakarya Internasional ini menjadi ruang pembelajaran kontekstual yang mempertemukan teori dengan praktik nyata di lapangan. Mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai rantai nilai agribisnis global, inovasi industri, hingga pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan pengalaman belajar berbasis praktik global, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemahaman terhadap inovasi industri pangan dan pengolahan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi akademik dan jejaring internasional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa MMA UGM diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga kesiapan praktis dan perspektif global yang kuat untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor agribisnis yang berkelanjutan di masa depan.