Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Wisuda Pascasarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada 22 Juli 2026 bertempat di Grha Sabha Pramana UGM. Prosesi wisuda menjadi momen istimewa bagi para lulusan yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya di UGM. Kehadiran orang tua dan keluarga turut melengkapi momen tersebut sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas pencapaian yang telah diraih selama menempuh pendidikan.
Setelah prosesi wisuda di Grha Sabha Pramana, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara di Auditorium Fakultas Pertanian UGM. Para wisudawan bersama orang tua dan keluarga berkumpul untuk merayakan pencapaian yang telah diraih. Suasana hangat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan sekaligus momentum untuk mengenang kembali berbagai proses, pengalaman, dan perjalanan akademik yang telah dilalui hingga mencapai tahap kelulusan.

Pada periode wisuda kali ini, Magister Manajemen Agribisnis, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM, mewisuda sebanyak lima lulusan. Kelulusan tersebut menjadi bagian dari capaian akademik Magister Manajemen Agribisnis dalam menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan kompetensi di bidang manajemen agribisnis.

Wisuda periode ini juga diwarnai dengan capaian membanggakan dari mahasiswa Magister Manajemen Agribisnis. Niken Palupi berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dengan IPK 3,99. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Magister Manajemen Agribisnis sekaligus menunjukkan pencapaian akademik yang berhasil diraih di lingkungan Departemen Sosial Ekonomi Pertanian.

Capaian lainnya diraih oleh Debilla Putricia Permata yang memperoleh predikat Wisudawan Termuda Fakultas Pertanian UGM dengan IPK 3,95. Prestasi tersebut turut melengkapi rangkaian pencapaian membanggakan yang diraih oleh lima lulusan Magister Manajemen Agribisnis pada periode wisuda ini.
Bagi para lulusan, wisuda menjadi penanda berakhirnya satu tahap perjalanan akademik sekaligus awal untuk melangkah ke tahap berikutnya. Selama menempuh pendidikan di Magister Manajemen Agribisnis, para lulusan tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman dan kompetensi yang diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai bidang. Bekal tersebut menjadi fondasi untuk menghadapi dunia profesional serta memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
Sebagai lulusan Magister Manajemen Agribisnis, pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang, khususnya yang berkaitan dengan pertanian, agribisnis, dan pembangunan masyarakat. Kehadiran lulusan dengan kapasitas akademik dan profesional diharapkan dapat turut memberikan kontribusi dalam menghadapi berbagai tantangan serta mendorong pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Pencapaian tersebut juga memiliki keterkaitan dengan beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengembangan kompetensi mahasiswa sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Setelah menyelesaikan pendidikan, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi para lulusan untuk mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengembangan karier maupun aktivitas produktif. Sementara itu, kompetensi di bidang agribisnis juga dapat menjadi bagian dari kontribusi terhadap SDG 2: Tanpa Kelaparan, khususnya melalui pengembangan sektor pertanian dan pembangunan sistem pangan yang berkelanjutan.
Wisuda bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama berada di Universitas Gadjah Mada. Dengan bekal tersebut, kelima lulusan Magister Manajemen Agribisnis diharapkan mampu terus berkembang, berkarya, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan sektor pertanian dan agribisnis.
Selamat kepada seluruh wisudawan Magister Manajemen Agribisnis atas pencapaian yang telah diraih. Semoga ilmu, pengalaman, dan proses pembelajaran selama menempuh pendidikan di UGM menjadi bekal untuk terus melangkah, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan pertanian di masa mendatang.