• UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada MAGISTER MANAJEMEN AGRIBISNIS
DEPARTEMEN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • Tentang Kami
    • Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran
    • Sejarah
    • Staf Pengajar dan Tenaga Pendidikan
    • Fasilitas
    • Rekognisi Akademis
  • AKADEMIK
    • Jaminan Mutu
    • Profil Lulusan
    • Capaian Pembelajaran Lulusan
    • Kurikulum
      • Daftar Mata Kuliah
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Peta Kurikulum
    • Formulir Pendaftaran Ujian dan Seminar Tesis
    • Peraturan Pelaksanaan Pendidikan
  • RISET DAN PENGABDIAN
    • Publikasi
    • JURNAL
      • JAMADev
      • AGRO EKONOMI
      • Ilmu Pertanian (Agricultural Science)
    • Pengabdian Kepada Masyarakat
  • KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI
    • Prestasi Mahasiswa
      • Dinda Amalia Gumay
    • Informasi Beasiswa
    • Alumni
      • Alumni MMA Menyapa (#1): Langgeng Wisnu A
    • KAGAMA (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada)
    • Lowongan Pekerjaan
    • Survey Kepuasan Stakeholder MMA
    • SURVEY KEPUASAN MAHASISWA MMA 2023/2024
  • UNDUH
    • Buku Panduan Akademik Magister Manajemen Agribisnis
    • Modul Pegangan Mata Kuliah (RPKPS)
    • Kalender Akademik Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026
  • KONTAK KAMI
    • Pengajuan Komplain
  • Beranda
  • News
  • Menembus Pasar Halal: MMA UGM Bekali UMKM Sidoluhur dengan Sertifikasi Halal Pangan

Menembus Pasar Halal: MMA UGM Bekali UMKM Sidoluhur dengan Sertifikasi Halal Pangan

  • News
  • 27 Maret 2026, 08.41
  • Oleh: debilla.putricia.permata
  • 0

Kesadaran akan pentingnya produk halal tidak hanya menjadi isu religius, tetapi juga berkembang sebagai kebutuhan pasar global. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Magister Manajemen Agribisnis (MMA), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, kembali menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan daya saing UMKM melalui sertifikasi halal.

Kegiatan bertajuk “Sertifikasi Halal UMKM” ini dilaksanakan pada 28 Oktober 2025 di Balai Kalurahan Sidoluhur, Kapanewon Godean, dengan menghadirkan Dr. Jumeri, dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Dr. Jumeri menyoroti kompleksitas isu halal dalam produk pangan modern. Di tengah berkembangnya industri pengolahan, batas antara produk halal dan nonhalal menjadi semakin sulit dikenali. Berbagai bahan turunan, seperti gelatin dari babi, serta praktik pengolahan yang tidak sesuai standar, menjadi tantangan nyata yang dihadapi pelaku usaha dan konsumen. Beberapa kasus yang terjadi di lapangan, seperti penjualan produk tanpa informasi halal yang jelas atau penggunaan bahan yang tidak sesuai, menunjukkan pentingnya peningkatan literasi halal di tingkat pelaku usaha.

Sejak diberlakukannya kewajiban sertifikasi halal pada tahun 2019, setiap produk pangan dituntut untuk memiliki kejelasan status halal guna memberikan perlindungan bagi konsumen. Lebih dari itu, sertifikasi halal kini juga menjadi peluang strategis dalam memperluas pasar, mengingat meningkatnya permintaan produk halal tidak hanya di negara mayoritas muslim, tetapi juga di pasar global.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diperkenalkan pada alur proses sertifikasi halal, mulai dari pengajuan permohonan, pemeriksaan oleh BPJPH, pengujian oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), penetapan fatwa oleh MUI, hingga penerbitan sertifikat halal. Informasi ini menjadi penting, terutama dengan adanya dukungan pembiayaan dari Dinas Koperasi DIY yang membuka akses lebih luas bagi UMKM untuk memperoleh sertifikasi.

Selain memahami proses administrasi, peserta juga dibekali dengan pemahaman teknis terkait titik kritis kehalalan dalam proses produksi. Hal-hal seperti pemilihan bahan baku, pemisahan fasilitas produksi antara produk halal dan nonhalal, hingga proses penyembelihan hewan yang sesuai syariat menjadi perhatian utama. Narasumber juga menekankan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen berkelanjutan yang harus dijaga dalam seluruh rantai produksi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi MMA UGM dalam mendukung pengembangan UMKM yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan kepercayaan konsumen. Secara lebih luas, kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan daya saing UMKM, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui jaminan kualitas dan keamanan produk, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha.

Melalui kegiatan pengabdian seperti ini, MMA UGM menunjukkan perannya sebagai institusi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan dunia usaha. Pendekatan berbasis praktik ini menjadi salah satu kekuatan MMA UGM dalam menyiapkan lulusan yang adaptif, berwawasan global, dan siap bersaing di sektor agribisnis modern.

Dokumentasi Kegiatan:

Tags: FAKULTAS PERTANIAN UGM MMA UGM SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi UGM

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Magister Manajemen Agribisnis
Gedung Departemen Sosial Ekonomi Pertanian (A10 lt.2)
Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
Jl. Flora, Bulaksumur Yogyakarta
Email: faperta@ugm.ac.id | Telp.: 0274563062 | Instagram: @mma.ugm

©

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY