Program Studi Magister Manajemen Agribisnis (MMA), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan kegiatan matrikulasi bagi mahasiswa baru angkatan 52 sebagai langkah awal dalam mempersiapkan perkuliahan di jenjang magister. Kegiatan matrikulasi ini dilaksanakan pada awal Februari 2026 dan dirancang untuk memberikan bekal dasar bagi mahasiswa dengan latar belakang pendidikan yang beragam, sehingga memiliki pemahaman yang setara sebelum memasuki perkuliahan inti.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan sesi penjelasan program studi yang disampaikan oleh Kaprodi MMA, Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P. Sesi ini menjadi pengantar penting bagi mahasiswa untuk memahami sistem pembelajaran, kurikulum, serta arah pengembangan studi di MMA UGM.
Selama program berlangsung, mahasiswa mendapatkan berbagai materi dasar yang menjadi fondasi dalam studi manajemen agribisnis, antara lain:
- Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro
- Dasar-Dasar Akuntansi
- Dasar-Dasar Manajemen Keuangan
- Dasar-Dasar Manajemen Produksi
- Dasar-Dasar Manajemen Pemasaran
- Analisis Kuantitatif (Statistika dan Matematika)
- Dasar-Dasar Manajemen Agribisnis
Materi tersebut disampaikan oleh para dosen berpengalaman dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian yang memberikan penguatan konsep sekaligus wawasan praktis kepada mahasiswa. Kegiatan matrikulasi dilaksanakan secara intensif sejak pagi hingga sore hari, dengan pembagian sesi yang sistematis untuk memastikan materi dapat dipahami dengan baik oleh seluruh peserta. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman dasar, tetapi juga mulai beradaptasi dengan ritme perkuliahan di tingkat magister. Interaksi awal antara mahasiswa dan dosen juga menjadi modal penting dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif.
Lebih dari itu, kegiatan matrikulasi ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan pembelajaran yang inklusif dan merata bagi mahasiswa dengan latar belakang yang beragam. Selain itu, matrikulasi turut mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap berkontribusi di sektor agribisnis.
Keterlibatan aktif antara dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran awal ini juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), di mana kolaborasi dalam lingkungan akademik menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkelanjutan.