Sarasehan MMA
“Peningkatan Motivasi untuk Lulus Tepat Waktu”
Magister Manajemen Agribisnis (MMA UGM) pada Jumat, 12 September 2025 mengundang Dr. Yuli Fajar Susetyo, S.Psi, M.Si., seorang psikolog dan dosen Fakultas Psikologi UGM sebagai narasumber dalam kegiatan Sarasehan dengan tema “Peningkatan Motivasi untuk Lulus Tepat Waktu”. Kegiatan tersebut ditujukan secara khusus untuk mahasiswa Magister Manajemen Agribisnis angkatan 48, 49, 50, dan 51. Kegiatan ini berlangsung secara luring di Auditorium MMA. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec.
Bapak Dr. Yuli Fajar Susetyo, S.Psi, M.Si. sebagai narasumber memberikan materi yang berjudul “Sang Pemimpin Diri: Menjadi Pembelajar Sukses dan Bahagia”. Beliau menyampaikan bahwa sehebat apapun program studi memfasilitasi, tetapi pada akhirnya diri sendirilah yang harus memimpin diri kita sendiri. Analisis situasi diri sendiri juga diperlukan untuk mengetahui siapa kita, tuntutan, hasil, dan faktor risiko. Beliau juga menyampaikan bahwa dukungan teman, keluarga, dosen, serta fasilitas dan kebijakan kampus merupakan faktor pendukung mahasiswa dapat lulus tepat waktu. Berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan beliau bahwa sebagian besar mahasiswa yang lulus tepat waktu dapat menjaga asa, cenderung ingin mengetahui hasil dari aktivitas, menetapkan tujuan dan terus bergerak, persisten, dan mengatasi tantangan dari luar (dosen dan klien).
Beliau menyampaikan bahwa step by step untuk lulus tepat waktu adalah menentukan goals, membuat timeline, dan melakukan aksi nyata. Namun demikian, sering kali mahasiswa dihadapi dengan pikiran-pikiran negatif yang menghantui. Mahasiswa harus mampu mencegahnya dengan mencari bukti, melawan pikiran negatif, dan mengarahkan perilaku ke manajemen waktu. Pada akhir sesi materi, beliau menyampaikan bahwa “Menunda hal yang nikmat untuk menciptakan hal yang lebih nikmat”. Hal ini menggambarkan bahwa untuk lulus tepat waktu, mahasiswa perlu untuk menunda hal-hal lain terlebih dahulu yang dapat menghambat progress mahasiswa.



